Tanda akhir zaman muncul di Jambi, polisi dan warga sampai shock gak menyangka
Hubungan sedarah antara kakak adik terjadi di Batanghari, Provinsi Jambi. Hubungan terlarang tersebut terjadi menghasilkan seorang bayi berjenis kelamin laki-laki. Namun bayi hasil hubungan gelap tersebut pada akhirnya dibuang ke kebun sawit milik warga. Tentu saja warga geger dengan penemuan jasad bayi yang sudah mengenaskan tersebut.
Terungkap bayi tersebut merupakan hasil hubungan antara AR dan adiknya yang masih mempunyai hubungan sedarah. Pelaku aborsi yaitu sang kakak yang berinisial AR.
Tersangka AR mengaku sempat mengancam dan memaksa adiknya untuk berhubungan intim. Ia mengaku kepada wartawan bahwa dirinya terpengaruh video porno. AR menceritakan awal mula ia melakukan tindakan bejat menyetubuhi adik kandung hingga hamil delapan bulan.
"Pertamanya dia tak mau bang saya paksa sama ancam akhirnya nurut, bahkan sampe berkali kali. Saya tepengaruh sering nonton video porno," ujarnya saat ditemui awak media.
Ia juga mengakui perbuatan tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan orangtuanya, dan dilakukan di rumahnya. Namun ia menyangkal tidak mengetahui terkait keinginan untuk melakukan aborsi yang dilakukan oleh adik dan ibunya tersebut.
"Saya tak tau kalo adik saya nak nggugurkan bayi tu, saya tak tau," ujarnya.
Sementara itu, Ibu kandung kedua tersangka yang diketahui merupakan seorang janda. Ia juga terbukti ikut menggugurkan kandungan anaknya.
Ia mengaku tega melakukan aksi tersebut lantaran panik dan malu dengan keberadaan bayi itu nantinya. Dia kemudian memilih melakukan aborsi terhadap bayi tersebut.
Ansori yang merupakan pemilik kebun yang berada tepat di belakang rumahnya di mana lokasi ditemukan bayi tersebut. Diperkirakan mayat bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 11.54.
"Yang punyo kebun tulah yang nemukannyo pas mau manen sawit, tepat di belakang rumahnya," ujarnya.
Usai menemukan mayat tersebut, yang bersangkutan langsung melapor ke bidan setempat dan langsung dicek ternya benar bahwa mayat tersebut merupakan mayat seorang bayi.
"Terakhir tadi bidan sama polisi sedang berada di lokasi untuk pengecekan," ujarnya .
Awalnya menyangkal
Sesosok janin bayi ditemukan dalam kondisi mengenaskan desa pulau Kecamatan Muara Bulian, pada Rabu (30/5/2018). Polres Batanghari berhasil mengungkap kejadian yang sempat menggegerkan warga tersebut.
Hasilnya penyelidikan lebih mengejutkan lagi, ternyata bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap pasangan sedarah antara kakak beradik. Ekspos yang dilakukan Satreskrim Polres Batanghari, jasad janin bayi yang ditemukan dengan keadaan mengenaskan tersebut merupakan hasil hubungan gelap oleh sepasang kakak beradik.
"Saat kita amankan awalnya kedua tersangka menyangkal perbuatan tersebut, namun setelah dilakukan visum mereka tidak dapat mengelak lagi," ujar Kasat Reskrim Polres Batanghari Iptu Dimas Arki kepada wartawan.
Dari hasil pemeriksaan juga diketahui yang bersangkutan masih memiliki hubungan darah, (kakak beradik). Mereka memang masih memiliki hubungan darah bahkan satu ibu.
" Tersangka juga mengaku melakukan perbuatan keji tersebut dirumahnya, meski awalnya sempat menolak namun perbuatan tersebut mereka lakukan sudah delapan kali," bebernya.
Bayi ditemukan dalam keadaan membusuk
Warga Desa Pulau Kecamatan Muara Tembesi Kabupaten Batanghari digegerkan dengan penemuan sosok mayat seorang bayi, dalam keadaan telah membusuk di belakang rumah warga, Rabu (30/5). Berdasarkan keterangan seoarang warga Vat (28) warga Desa Pulau mengatakan, penemuan mayat tersebut ditemukan pertama oleh seorang warga bernama Anshori. ( planet.merdeka.com )

0 Response to "Tanda akhir zaman muncul di Jambi, polisi dan warga sampai shock gak menyangka"
Posting Komentar